HOTLINE : 021.632.5999, 021.632.2195 / 081.18.456.789 CS : 0811.881.9955

Artikel

Berkat GPS, Pencuri Truk Diringkus

Maraknya tindak kejahatan di kota besar sudah tidak terhitung lagi. Salah satunya yaitu tindak penggelapan mobil rental. Pelaku berkedok pelanggan tersebut merental atau menyewa mobil dari sang korban (pemilik rental mobil), Retno Ismundari. Para pelaku yang berhasil menyewa kendaraan milik sang korban berniat untuk menggadaikan ke orang lain. Namun, aksinya gagal setelah apparat polsek pesanggarahan melacak keberadaan mobil melalui GPS. Empat tersangka dibekuk dan digiring ke kantor polisi untuk memberikan keterangan.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 5 tahun penjara.

IntelliTrac GPS adalah merk internasional yang menyediakan layanan teknologi GPS tracking di bidang online map generation dan portal development, digital map imaging, GIS, mobile mapping, web development serta spatial database programming. Didirikan pertama kali di Melbourne, Australia, IntelliTrac GPS telah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun dan melayani lebih dari 1000 klien. Sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 2012, IntelliTrac  GPS  telah menjangkau berbagai industri di seluruh daerah di Indonesia dan menjadi solusi GPS terdepan.

Our Address​

Kompleks Perkantoran ITC Roxy Mas Ruko Blok E2 No.25, Jalan KH Hasyim Ashari 125 Daerah Khusus Ibukota Jakarta

(021) 632 5999

w3d.intellitrac.co.id

sales@intelllitrac.co.id

© 2018 IntelliTrac Indonesia All Rights Reserved.

Berkat GPS,  Polisi Ungkap Pelaku Penggelapan Mobil Rental

Penggelapan Mobil Rental
Penggelapan Mobil Rental

Maraknya tindak kejahatan di kota besar sudah tidak terhitung lagi. Salah satunya yaitu tindak penggelapan mobil rental. Pelaku berkedok pelanggan tersebut merental atau menyewa mobil dari sang korban (pemilik rental mobil), Retno Ismundari. Para pelaku yang berhasil menyewa kendaraan milik sang korban berniat untuk menggadaikan ke orang lain. Namun, aksinya gagal setelah apparat polsek pesanggarahan melacak keberadaan mobil melalui GPS. Empat tersangka dibekuk dan digiring ke kantor polisi untuk memberikan keterangan.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 5 tahun penjara.